Orang yang Gemar Makanan Pedas Punya Tingkat Kematian Lebih Rendah? Begini Penjelasan Para Ahli
Makanan pedas merupakan salah satu makanan dengan cita rasa yang khas dan disukai banyak orang.
Memberikan sensasi tersendiri, makanan pedas punya penggemar setia dari semua kalangan, baik itu remaja bahkan orang tua.
Tanpa tambahan rasa pedas pada makanan tertentu bisa mempengaruhi selera makan untuk orang-orang penyuka makanan pedas lho.
Lagipula, mengonsumsi makanan pedas ternyata bisa memberikan manfaat juga untuk tubuh. Seorang penggemar makanan pedas bahkan disebut-sebut bisa memiliki tingkat kematian yang lebih rendah.
Sebagaimana diberitakan Kabar Besuki dalam sebuah artikel yang berjudul Ahli Menyebutkan, Orang yang Gemar Makan Pedas Ternyata Memiliki Tingkat Kematian Lebih Rendah, inilah penjelasan para ahli tentang tingkat kematian lebih rendah yang dimiliki oleh para penggemar makan pedas.
Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa, para penggemar cabai biasa dapat memiliki masa hidup lebih lama karena sifat anti-infalamasi, antioksidan, antikanker dan pengatur glukosa darah buah.
Faktor-faktor tersebut berperan dalam mengurangi risiko seseorang meninggal akibat penyakit kardiovaskular atau kanker.
Penelitian tersebut menganalisis 4.728 studi yang berakaitan dengan cabai dan sejumlah penyakit. Lebih dari 570.000 catatan kesehatan dimasukkan dalam penelitian tersebut, termasuk orang-orang dari Amerika Serikat, China dan Iran.
Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa, makan cabai secara teratur mengalami penurunan relative 26 persen dalam kematian kardivaskular, penurunan 23 persen dalam kematian akibat kanker, dan penurunan 25 persen dalam semua penyakit kematian.
Menurut seorang ahli jantung bernama Dr Bo Xu dari Cleveland Clinic, mengatakan bahwa, faktor makanan pedas memainkan peranan penting dalam kesehatan secara keseluruhan.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa cabai memiliki berbagai manfata baik bagi kesehatan, mulai dari peradangan, menurunkan risiko penyakit, menghilangkan rasa sakit dan mengcegah penurunan kognitif di usia lanjut.
Semua manfaat tersebut, didapat dari kandungan capsaicin yang terdapat dalam cabai yang memberikan sensasi pedas saat mengonsumsi makanan pedasa atau cabai.
Sensai pedasa saat makan cabai terjadi karena capsaicin mengikat reseptor rasa ssakit di tubuh dan mendorong pelepasan hormon dalam tubuh yang dapat menurunkan tekanan darah serta meningkatkan metabolism dan pencernaan.
Meski banyak data yang menunjukkan bahwa orang yang gemar makan pedas memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular atau kanker, namun perlu juga diperhatikan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan pedas.
Mengonsumsi makanan pedas yang berlebihan juga dapat membahayakan kesehatan lambung dan membuat sakit perut.
